Total Tayangan Halaman

Sabtu, 11 Mei 2013

Kembang Eugenia Perdu




Anjingpun penasaran dengan bunga ini yang bunganya dari pangkal pohon hingga pada cabangnya.
ini adalah Perdu jenis jambu jambuan yang hanya tumbuh di hutan alam Fakfak Papua, Indonesia, yang tingginya hanya mencapai 150 cm.
bunganyapun tidak tahan lama hanya berkisar 2 hari dia mekar kemudian gugur semuanya.

BUNGA CINTA

Bunga Cinta, itulah namanya yang kuberikan pada tanaman liar ini. Menurutku ini adalah species baru ditemukan, karena sudah sekitar 23 Tahun saya berada di hutan Papua baru saya melihat tanaman hias yang begitu indah dan menarik ini. Ya semoga demikian dan jika memang species ini sudah ada berarti aku keliru.

Ditemukan di sekitar sungai yahekendak (anak sungai bodidi) Fakfak Papua, Indonesia.

Habitat  :

Pada hutan alam yang kering dengan ketinggian antara 100 - 200 meter dpa.

Ciri-ciri  :

Batangnya keras, daunnya tunggal dan kaku, panjang sekitar 20 cm dengan tinggi pohon sekitar 100 cm, tidak bercabang, bunganya adalah buah yang terbelah seperti halnya buah pala, hanya saja bijinya yang berwarna merah dengan ukuran biji jagung.

Senin, 09 Juli 2012

Aksi nekad di KM Tatamalau

Gambar ini sudah mempunyai keterangannya di YouTube, namun saya akan menambahkanya.
Para penumpang langsung menju ke bagian Kapal sebelah kanan ketika mengetahui si korban sudah terlihat sedang berenang menuju Kapal, hal tersebut membuat para penumpang makin panik karena Kapal sudah makin miring ke kanan karena banyaknya penumpang yang membanjiri bagian sisi kanan kapal dengan maksud untuk melihat dan menyaksikan proses penyelamatan si korban Oleh para ABK, walaupun dalam keadaan panik Saya berusaha berlari ke dalam ruangan kapal dan mengambil HP ku dan kembali lagi di sisi luar kanan kapal untuk mendapatkan gambar ini.
Yang pastinya kejadian ini terjadi di atas Kapal Penumpang KM Tatamalau di sekitar Pulau Pisang Perairan Fakfak Papua Barat, tanggal 28 juni Jam 13.00, Kapal ini berlayar dari Pelabuhan Sorong menuju Pelabuhan Fakfak. Kapal ini terlambat 1 jam tiba di Fakfak karena Proses penyelamatan 1 orang penumpang yang nekad terjun Kelaut karena Mabuk. 
Untuk mendapatkan gambar yang lengkap sangat sulit karena pihak Keluarga si korban melarangnya. lihat keterangan di YouTube. 

Kamis, 15 Desember 2011

IKAN MAS


     Sebagai Orang Manado tentunya yang namanya Ikan Mas itu tidak mengherankan bagi Saya, karena Penduduk Minahasa banyak yang memelihara Ikan ini sehingga hampir setiap Rumah Makan Minahasa yg ada di Kota Manado pasti menyediakan Menu Ikan Mas, ( ikan mas bakar rica-rica atau ikan mas woku balanga) ini memang salah satu makanan has Orang Manado.
     Ukuran beratnya memang bermacam macam, dari yang kurang dari 1 kg sampai dengan yang beratnya melibihi 5 kg/ekornya itu  pasti ada, hanya saja para penambak ikan Mas ini merasa rugi jika menunggu hingga mencapai berat maksimum baru dijual, dan biasanya yang populer saat ini ukuran berat yg di pasaran kurang dari 1 kg./ekornya.
     Sungguh tidak disangka-sangka ketika saya makan di dapur umum perusahaan tempat saya bekerja, ternyata ada hidangan Ikan Mas  bakar, coba bayangkan besarnya seperti apa kira-kira? karena yang makan sekitar 20 orang padahal cuma 1 ekor saja, ikan Masnya. Menurut teman yang menangkapnya, ( Bpk Sabri Hadi ) ukurannya di perkirahkan lebih dari 5 Kg. Jadi kepastiannya adalah Ikan Mas itu ada juga di Fakfak Papua, di Sungai Bodidi sampai pada anak-anak sungai nya.
   Yang ada di gambar ini ukuran beratnya rata rata  kurang dari 1kg ada juga yang mencapai 1 kg, mungkin tempat mancinnya hanya ngumpul di satu tempat saja yaitu disekitar logpond Bodidi, dan rutin oleh Kayawan perusahaan di saat istirahat atau malam hari. Menurut informasih dari Masyarakat setempat ( kampung Mbetimber) sampai saat ini masih ada yang berukuan beratnya mencapai kira-kira 10 Kg/ekor, itu katanya ada di Kolam Sungai Wawir (anak sungai bodidi), hal ini masih tanda tanya bagi ku karena belum ku saksikan sendiri, walau banyak yang membenarkannya, tapi menjadi PR bagiku kelak saya bisa mendapatkannya.

Jumat, 02 Desember 2011

Pantai pasir putih Manokwari

Walau panjangnya hanya sekita 200 meter saja, namun tempat ini adalah tempat wisata andalan penduduk Kota Manokwari, setiap harinya ramai dengan pengunjung, barmacam-macam kegiatan rekreasi ada di sana, antara lain: main bola, tarik tambang, berenang, karoke dan bebagai perlombaan, tapi ada juga yang datang kesana hanya sekedar menikmati keindahan pantainya dan keramaiannya.
Kesempatai ini tidak di sia- siakan oleh para pedagang asongan, ada yang menjual Bakso, minuman ringan, mainan anak-anak dan lain-lain.
Agar tidak penasaran.... datang saja ke sana.

Senin, 28 November 2011

MENGGAPAI MATAHARI

Rasanya lebih dekat dengan Matahari jika kita berada di tempat ini ketika sang Mentari mulai terbenam, seakan-akan Kita berada di dekatnya dan dapat menyentuhnya,serta merasakan kelembutan sinarnya.
Ingin bermain-main dengan sang Mentari? datang saja di sini, di saat senja hari, tepatnya di Tembok Berlin Kota Sorong, Papua Barat, Indonesia. Kita dapat merasakan dan menikmati keindahannya yang mempesona dan menyenangkan.
Bukan hanya Senja yang indah saja yang menyenangkan ditempat ini, tetapi di tempat ini merupakan tempat wisata andalan penduduk Kota Sorong setiap harinya, sejak jam 4 sore sudah di penuhi pengunjung, Tua Muda, yang miskin yang kaya, yang berpacaran, atau bersama keluarga semuanya ada di sini. Mungkin karena keindahan pantainya, lautnya yang sangat bersahabat, apa lagi sepanjang jalan dipenuhi warung makan,yang menyediakan beragam Makanan dan minuman. Agar tidak penasaran,,, datanglah kesana dengan mengaja teman, kerabat atau keluarga Anda.