Keaneka ragaman flora dan fauna serta Pemandangan yang ada di Alam Fakfak, Papua ini, masih banyak yang belum di kenal dan diketahui secara luas, untuk itu sehubungan dengan Profesiku sebagai "Rimbawan" yang selalu berada di hutan Fakfak Papua ini merasa terpanggil untuk membuat Blog ,agar apa yang belum di ketahui tentang alam di sekitarnya dan isi dalam Hutan di daerah ini, tentunya segerah di ketahui Publik.
Total Tayangan Halaman
Sabtu, 09 Oktober 2010
Jumat, 08 Oktober 2010
Kamis, 07 Oktober 2010
Tumbuhan Obat
DAUN TEMBAKAU HUTAN. Begitulah sebutannya, cukup populer di Fakfak mungkin karena bentuk pohon dan daunnya ada kesamaan dengan pohon tembakau pada umumnya, hanya buahnya saja yang berbeda.
Daun ini digunakan bukan untuk Rokok tetapi untuk Obat. Sudah terbukti, ternyata Ramuan dari daun ini sangat ampuh menyembuhkan penyakit Kolestrol, dabethes dan darah tinggi.
Walaupun belum teruji secara ilmia namun Ramuan ini sudah lama di gunakan Masyarakat Fakfak sebagai Obat tradisional, hingga saat ini keampuhan Obat ini sudah mulai tersebar ke daerah daerah lain.
Buktinya banyak permintaan dari teman-teman yang berdomisili di Jakarta atau yang ada di daerahku, Manado termasuk keluargaku bahkan salah satu buktinyata penyakit Darah tinggi yang di derita oleh Ibuku selama 2 tahun, bisa sembuh total setelah mengkomsumsi ramuan yang dari Daun in, dan sekarang Ibuku sudah bisa makan sembarangan.
Buktinya banyak permintaan dari teman-teman yang berdomisili di Jakarta atau yang ada di daerahku, Manado termasuk keluargaku bahkan salah satu buktinyata penyakit Darah tinggi yang di derita oleh Ibuku selama 2 tahun, bisa sembuh total setelah mengkomsumsi ramuan yang dari Daun in, dan sekarang Ibuku sudah bisa makan sembarangan.
Begitu halnya dengan Penderita Kolestrol dan Diabethes banyak yang sembuh total setelah minum ramuan dari daun ini bahkan untuk hal makan tidak ada lagi yang menjadi pantangan mereka.
Ciri-ciri
- Akar : Serabut
- Batang : Warna hijau berair,
- Daun : Tunggal,tersebar,mengecil di pangkal, berduri halus di pinggir, pertulangan 20 pasang, tidak ada tangkai daun, ukuran lebar mencapai 25 centi meter, panjang mencapai 40 centi meter (tegantung kesuburan tanah).
- Bauh : Khas,
- Bunga : seperti benang sutra halus, warna putih,
- Biji : tidak nampak, ada di pangkal setiap helaian benang bunga.
- Tumbuhan : Rumput, bentuk seperti tumbuhan Tembakau, tinggi antara 50 centi meter sampai 200 centi meter ( tergantung kesuburan tanah).
- Habitat : ex tebangan/hutan terbuka/baru dirombak, Tidak ber air bebas rumput.
Cara membuat Ramuan
Daun yg sudah di petik, di cincang seperti serbuk daun tembakau, di keringkan kemudian di masukan dalam plastik tutup rapat (sesuai selerah ukuran plastiknya).
Untuk penggunaanya, ambil serbuk daun tembakau hutan yang di simpan itu ukuran 2 centi meter di dalam gelas, kemudian tuangkan air panas ke dalam gelas, dan diamkan selama 30 menit. Ramuannya sudah jadi dan siap di minum.
Peringatan !!!
Awas Obat keras cukup sehari satu kali minum di malam hari selama tiga hari silahkan cek ukuran Kolestrol, diabethes atau Darah tinggi Anda, biasanya hanya sekali minum keadaan penderita sudah pulih, tapi tergantung tingkat penyakitnya. yang terpenting rajin cek ukurannya (penyakitnya) jika sudah normal, segerah di hentikan karena ini bukan untuk pencegahan tetapi untunk mengobati.
Efek samping
Biasanya setelah meminumnya apalagi baru pertama kali, penderita akan terasa pusing, ada lagi yang mengelu mengalami diare setelah meminumnya, itu tandanya ramuannya sedang bereaksi.
Demikianlah Ramuanku ini di muat dan di postkan dengan maksud agar ada pihak-pihak yang terkait dengan dunia Farmasih atau dunia penelitian untuk segerah meneliti secara ilmia akan jenis tumbuhan ini, supaya tidak ada lagi keraguan bagi para pemakainya.
Rabu, 06 Oktober 2010
Anggrek Hitam Fakfak
Anggrek Hitam Fakfak, Begitulah nama yang ku berikan.
Sejak tahun 1992 Aku berkecimpung di dunia Kehutanan Indonesia khususnya di Papua, baru kali ini aku menemukan jenis anggrek yang sangat menarik dan unik.
Ini memang beda dengan anggrek hitam pada umumnya yang telah lama ada di Internet yang hitamnya ada pada mahkota bunganya saja yang ukurannya sudah pasti kecil, sedangkan bunga dan daunnya biasa-biasa saja.
Sejak tahun 1992 Aku berkecimpung di dunia Kehutanan Indonesia khususnya di Papua, baru kali ini aku menemukan jenis anggrek yang sangat menarik dan unik.
Ini memang beda dengan anggrek hitam pada umumnya yang telah lama ada di Internet yang hitamnya ada pada mahkota bunganya saja yang ukurannya sudah pasti kecil, sedangkan bunga dan daunnya biasa-biasa saja.
Sedangkan yang ku temukan ini jika seluruh tangkai bunganya membesar semuanya akan berwarna HITAM, oleh karena itulah aku menamakan "Angrek Hitam Fafak". Kenapa ada fakfaknya, karena aku menemukannya di hutan Pegunungan Fakfak Papua Barat. tepatnya, di sekitar anak sungai Bodidi yaitu sungai yambanomnom 15 km arah 200 derajat dari kampung Waremur distrik Kokas kabupaten Fakfak, Papua Barat.
Ciri cirinya:
Ciri cirinya:
- Habitat : di bukit, Hutan Primer pada ketinggian sekitar 200-300 meter dpl.
- Akar : Merambat sampai 50 centimeter.
- Batang : warna gelap/hitam, bentuk mirip spt rotan. panjang bisa mencapai 100 centi meter
- Daun : Warna gelap/hitam, tunggal,selang seling, bentuk memanjang sampai 25 centi meter,
- Bunga : Warnah merah,kaku seperti plastik,
- Batang bunga: Agak gelab, bercabang-cabang, panjang sekitar 55 centi meter,
- Biji : terbentuk dari tangkai anak bunga, yang membesar dan berwarnah hitam/gelab,
- Ciri Khas : Warnanya akan menjadi Hitam Total jika tangkai bunganya membesar seperti jambu.
Inilah Karyaku, ku sebarkan agar Pihak-pihak yang terkait dapat menelusurinya lebih dalam lagi mengenai jenis Anggrek ini.
Langganan:
Postingan (Atom)
